Suku Anak Dalam Masih Termarginalkan


DHARMASRAYA — Kehidupan Suku Anak Dalam (SAD) atau lebih dikenal orang kubu di Dharmasraya masih termarginalkan, apalagi masalah layanan kesehatan. Sebagian bisar komunitas SAD tersebut tidak tersentuh dari pelayanan kesehatan.
Menyikapi hal itu Perkumpulan PEDULI bersama Dinas Kesehatan Dharmasraya melalui Puskesmas Kecamatan Koto Besar memberikan pelayanan kesehatan secara gratis kepada SAD tersebut, Senin (23/1) lalu.
Pelayanan kesehatan yang dipusatkan di Sungai Jernih Nagari Bonjol Kecamatan Koto Besar itu terdiri dari pengobatan pada mereka yang sakit dan pemeriksaan kesehatan untuk mendeteksi penyakit yang sering diderita oleh komunitas tersebut.
Direktur Eksekutif Perkumpulan PEDULI, Pandong Spenra, kepada Singgalang mengatakan, pelayanan kesehatan yang diberikan secara gratis kepada kelompok SAD itu didasarkan adanya laporan salah seorang anggota kelompok SAD yang bernama Marni yang datang sehari sebelumnya ke perkumpulan peduli dan dan Dinas kesehatan serta menceritakan kondisi kesehatan sejumlah anggota SAD yang berada di Jorong Sungai janiah Koto Besar yang cukup memprihatinkan..
Kemudian Perkumpulan Peduli bersama tim medis dinas kesehatan melalui Puskesmas Kecamatan Koto Besar yang di Pimpin oleh dr Roni, langsung turun kelapangan dan mengadakan pelayanan kesehatan secara gratis.
Dijelaskanya, berdasarkan data yang dimiliki Perkumpulan PEDULI komunitas SAD yang ada di Kabupaten Dharmasraya secara keseluruhan berjumlah 15 KK yang terbagi menjadi tiga kelompok, yakni 7 KK tepatnya di Sungai Jernih, kemudian di daerah Sungai Bulangan ada 5 KK dan kemudian di batang Bakur Jorong Padang Ilalang Nagari Banai kecamatan IX Koto 3 KK  dengan total Jumlah mereka 60 Orang,
“Kita merencanakan kegiatan ini akan terus dilakukan dan akan dipusatkan pada setiap kelompok SAD tersebut,” ujar Pandong Spendra.
Kegiatan yang difasilitasi oleh Jajaran Dinas kesehatan Dharmasraya dan Perkumpulan PEDULI itu mendapatkan apresiasi langsung dari Bupati Dharmasraya, H Adi Gunawan MM,. Bahkan bupati yang hadir  dalam acara itu  sangat mendukung kegiatan tersebut, bahkan Bupati Adi gunawan menegaskan bahwa pemberian layanan kesehatan itu perlu dilanjutkan pada kelompok SAD lainya.”Tidak hanya kesehatan, tetapi juga pendidikan, ekonomi dan pemukiman kepada mereka juga akan di tangani oleh pemerintah kabupaten Dharmasraya.
Menurut Adi Gunawan ada beberapa agenda penting yang perlu dilakukan, antara lain; untuk memastikan wilayah hidup dan kehidupan mereka. Karena wilayah kehidupan mereka sekarang merupakan ulayat dari ninik mamak.
Pada kesempatan itu bupati juga mengajak Dt Sakir sebagai salah seorang niniak mamak di wilayah itu untuk dapat menghibahkan sebagian ulayatnya kepada kelompok SAD paling tidak seluar 200 Ha, guna menampung komunitas SAD tersebut. (203)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: